Roadshow Unit Penjaminan Mutu ke IPDN Kampus NTB

Roadshow Unit Penjaminan Mutu ke IPDN kampus daerah dalam rangka penyiapan UPM di kampus daerah dimulai dari Kampus NTB pada tanggal 30-31 Januari 2012. Acara dihadiri oleh para pejabat di IPDN Kampus NTB yang dikomandani oleh Asisten Direktur Bidang Akademik, Dr. Dyah Puspita Erna, SP, MP. Untuk menyamakan persepsi, Kepala Unit Penjaminan Mutu, Dr. Ir. Ika Sartika, MT menjelaskan tentang organisasi UPM IPDN yang sudah terbentuk sejak tahun 2010, dilanjutkan dengan sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal IPDN, Kebijakan Mutu IPDN Tahun 2011-2014, dan Penyusunan SOP.

Diskusi semakin hangat ketika masuk dalam topik penentuan standar mutu pendidikan yang harus ditetapkan dan dilaksanakan oleh seluruh kampus IPDN sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Seperti diketahui bahwa salah satu cara untuk melakukan penjaminan mutu internal adalah dengan menerapkan SNP yang diatur dalam PP No. 19 Tahun 2005. Penetapan standar mutu pendidikan tidak hanya terkait dengan penjaminan mutu internal, tetapi juga terkait dengan penjaminan mutu eksternal yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Kita sadari bersama bahwa penetapan standar mutu pendidikan di IPDN baru tahap awal, belum diimplementasikan secara konsisten. Barangkali hal ini merupakan salah satu penyebab prodi di IPDN belum ada yang memperoleh nilai A untuk akreditasi yang dilakukan oleh BAN PT. Mudah-muahan ke depan akan lebih baik, dalam arti IPDN mempunyai standar sesuai SNP dan diimplementasikan secara konsisten.

Beberapa kritik yang terlontar dalam diskusi diantaranya adalah IPDN Kampus Jatinangor belum memiliki standar sarana prasarana pembelajaran, terlihat dari masih kurangnya infocus, wireless, bahkan komputer yang bisa digunakan dosen ketika mengajar di kelas. Kritik lain terkait perubahan kalender akademik yang diubah secara mendadak dan sepihak. Tentu saja hal ini cukup merepotkan kampus daerah terkait dengan masa cuti praja yang juga berubah.

Keberadaan UPM di kampus daerah diharapkan bisa bersama-sama dengan UPM IPDN Kampus Jatinangor untuk mengawal penjaminan mutu di IPDN. Oleh sebab itu IPDN Kampus Daerah harus sudah memiliki visi, misi, tujuan, sasaran, serta program yang jelas, terukur, dan realistis dalam menyelenggarakan proses pendidikan di kampus daerah. Setelah itu mulai dilengkapi dengan SOP jarlatsuh, sehingga semua proses terutama yang penting dan rutin bisa dilakukan secara standar. Diharapkan para komisioner UPM semua kampus sudah memiliki sertifikat sebagai auditor, supaya IPDN memiliki auditor yang handal dalam melakukan proses audit jarlatsuh. Proses audit merupakan hal penting dalam mekanisme penjaminan mutu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *